Picu Perdebatan Warganet, Ini yang Diposting Akun Twitter Kementan

Permintaan maaf Kementan (Twitter)
27 Desember 2017 12:10 WIB Redaksi Solopos Teknologi Share :

Kini unggahan akun Twitter Kementan telah resmi dihapus.

Solopos.com, JAKARTA – Akun Twitter Kementerian Pertanian dihujani cibiran warganet usai disalahgunakan. Admin Twitter tersebut memposting berita terkait ustadz Somad yang dideportasi di Hong Kong pada Senin (25/12/2017) malam.

Pantauan Solopos.com, Rabu (27/12/2017) pagi, postingan tersebut sudah dihapus. Ketika dicari, postingan mengarah ke peringatan bertulis "Sorry, that page doesn`t exist!."

[caption id="attachment_880129" align="aligncenter" width="600"]http://images.harianjogja.com/2017/12/c6fcdc8aafef0545715e25db1903c433_1.jpg">http://images.harianjogja.com/2017/12/c6fcdc8aafef0545715e25db1903c433_1.jpg" alt="Screenshot kicauan Kementan yang masih beredar di kalangan warganet. (Isitimewa/Twitter)" width="600" height="400" /> Screenshot kicauan Kementan yang masih beredar di kalangan warganet. (Isitimewa/Twitter)[/caption]

Unggahan itu berisi link tulisan di salah satu website yang menyebut nama Ketua MPR Zulkifli Hasan dan Ustad Somad. Ketua MPR, seperti dalam judul tulisan, menyesalkan sikap pemerintah Hong Kong yang menolak salah satu WNI, Ustad Abdul Soma ke wilayahnya.

Warganet bereaksi menyoal yang hal ini. Hingga siang tadi sekitar 157 pemilik akun Twitter yang berkomentar.

"Akun resmi kementrian apa layak memposting ttg ditolaknya WNI oleh imigrasi negara lain sedangkan WNI tsb tdk mewakili pemerintah. Akun resmi kementrian selayaknya paham KEDAULATAN NEGARA shg tdk ikut mendorong kemenlu utk menanyakan ke negara yg menolak masuk. Paham ?," tulis akun @JangkarDKI.

"Tidak suka dengan pemerintah tapi masih mau makan gaji dari negara ya," tulis akun @yudho22.

Dilansir Antara, Rabu, rupanya salah satu staf yang mengelola akun Kementan melakukan kesalahan. Staf yang diketahui bernama Abiyadun itu mengira akun Twitter yang dia buka merupakan akun pribadinya.

Atas kelalaian, pihak Kementan lantas menonaktifkan Abiyadun sebagai pengelola akun Twitter Kementan.

"Sobat Tani Tweet semalam merupakan human error salah satu admin kami. atas kejadian ini admin ybs sudah di nonaktifkan sebagai admin twitter kementan. berikut permintaan maaf yang bersangkutan di akun nya," tulis pihak Kementan hari ini pukul 00.11 WIB.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan dari humas Kementan.

Tokopedia