Google Hapus 60 Aplikasi Berisi Malware Porno

14 Januari 2018 04:00 WIB Teknologi Share :

Aplikasi yang terpengaruh sejauh ini telah diunduh antara 3 juta hingga 7 juta kali.

Solopos.com, CALIFORNIA – Google menghapus sekitar 60 aplikasi yang berisi malware porno tersembunyi dari Play Store-nya setelah perusahaan riset keamanan menemukan kodenya. Banyak permainan ditujukan untuk anak-anak.

Dilansir Cnet, Sabtu (13/1/2018), Periset di Check Point Software Technologies melaporkan malware tersebut pada hari Jumat (12/1/2018) waktu setempat. Dijuluki AdultSwine, malware menampilkan gambar porno yang terlihat seperti iklan namun dirancang untuk meminta pengguna mengunduh perangkat lunak keamanan palsu.

Pengguna kemudian didorong untuk mengklik link lain yang harus mereka bayar. Google segera menarik aplikasi dari Google Play.

"Kami telah menghapus aplikasi dari Play, menonaktifkan akun pengembang dan akan terus menunjukkan peringatan yang kuat kepada siapa pun yang telah memasangnya," kata Google dalam sebuah pernyataan email.

Google menambahkan bahwa masalah tersebut tidak memanfaatkan kerentanan keamanan Android-nya dan perangkat pengguna tidak terpengaruh.

"Aplikasi yang terpengaruh sejauh ini telah diunduh antara 3 juta hingga 7 juta kali," kata periset tersebut, dengan mengutip data Google Play.

Menurut Check Point, seiring dengan mendorong pengguna untuk mengundur scareware dan membayar layanan premium, AdultSwine juga mencuri kredensial.

Hal ini dilakukan dengan menghubungi server Command and Control pengembang setelah aplikasi diunduh, mengirimkan data tentang perangkat yang terinfeksi dan menerima instruksi tentang apa yang harus dilakukan selanjutnya. Petunjuknya mencakup menampilkan iklan palsu, menakut-nakuti pengguna untuk memasang aplikasi keamanan palsu dan membebankan korban untuk layanan yang tidak mereka minta atau terima.

Aplikasi yang terkena dampak termasuk Five Nights Survival Craft, dengan antara 1 juta sampai 5 juta unduhan dan Mcqueen Car Racing Game, yang telah diunduh setidaknya 500.000 kali.

Tokopedia