Stephen Hawking Sebut Perubahan Iklim Bikin Bumi Kering Seperti Venus

23 Januari 2018 12:30 WIB Teknologi Share :

Apabila panas berlanjut dan manusia tidak mengurangi emisi gas rumah kaca, maka Bumi diprediksi bisa mengalami sebagaimana yang dialami Venus.

Solopos.com, LONDON – Ilmuwan Stephen Hawking kembali membuat pernyataan kontroversial. Hawking menyebut Bumi bisa menjadi kering seperti Venus karena temperatur panas yang berlangsung akibat berlanjutnya perubahan iklim.

Dilansir Dailymail, Senin (22/1/2018), Hawking mengungkapkan bahwa Bumi suatu hari akan terlihat seperti Venus bila pemanasan global berlanjut. Planet yang terik memiliki suhu permukaan 460 derajat celcius dan kecepatan angin 180 mph.

Apabila panas berlanjut dan manusia tidak mengurangi emisi gas rumah kaca, maka Bumi diprediksi bisa mengalami sebagaimana yang dialami Venus. Dalam tayangan streaming via Curiositystream, Hawking mengungkap tentang Venus melalui serangkaian latar belakang CGI.

Venus, planet terdekat kedua dengan matahari, memiliki kemiripan dengan Bumi 4 miliar tahun yang lalu, menurut NASA. Planet itu bisa dihuni sekira 2 miliar tahun dengan air di bagian permukaan planet serta temperatur yang mendukung seperti Bumi.

Munculnya gas rumah kaca di atmosfer Venus 'membakar' samudera dan mengubahnya menjadi planet panas yang terik, yang terlihat pada hari ini. Planet tersebut memiliki angin hingga kecepatan 180 mph atau sekira 300 kilometer per detik.

Menurut Hawking, Venus merupakan contoh planet yang mengalami fenomena pemanasan rumah kaca, sesuatu yang dianggapnya bisa terjadi di Bumi jika gas rumah kaca di atmosfer mencapai tingkat ekstrem.

"Lain kali Anda bertemu dengan “denier” perubahan iklim, suruh mereka melakukan perjalanan ke Venus. Saya akan membayar ongkosnya," kata Hawking.

Hawking sebelumnya telah memperingatkan bahwa Bumi bisa menjadi tak layak dihuni jika perubahan iklim terus berlanjut.

Tokopedia