Samsung Tarik Android Oreo di Galaxy S8 dan S8+

16 Februari 2018 22:45 WIB Teknologi Share :

Samsung menarik Android Oreo di Galaxy S8 dan S8+.

Solopos.com, SOLO – Samsung menarik Android Oreo 8.0 di perangkat terbaru mereka, Galaxy S8 dan S8+. Hal mengundang kekecewaan para pengguna.

Perusahaan asal Korea Selatan itu menyatakan update Android Oreo menyebabkan beberapa handset-nya melakukan reboot secara acak. Ini tentu merupakan kebijakan yang tepat yang diambil perusahaan sebelum dampak yang terjadi itu semakin meluas ke pengguna lainnya.

Menurut SamMobile sebagaimana dilansir Okezone, Jumat (16/2/2018), beberapa pengguna melaporkan smartphone-nya mengalami reboot secara tiba-tiba. Meski tidak begitu merusak kinerja smartphone, hal tersebut pada akhirnya juga membuat pengguna terganggu.

Baca juga:


Samsung sendiri kini tengah menyelidiki apa hal yang menyebabkan update Oreo untuk S8 dan S8+ melakukan reboot acak.

“Menindaklanjuti sejumlah kasus dimana perangkat Galaxy S8 dan S8+ telah mengalami reboot secara acak dengan Android Oreo 8.0, kami telah menghentikan perilisan update untuk sementara. Kami sedang menyelidiki masalah ini secara internal untuk memastikan bahwa dampak terhadap perangkat yang terpengaruh bisa diminimalisir dan rilis update dapat dilanjutkan segera,” kata Samsung menanggapi masalah update Oreo seperti dilansir Slashgear.

Tak hanya Galaxy S8 dan S8+, update Oreo juga sempat dihentikan dan ditarik oleh Xiaomi untuk Mi A1. Pasalnya, update tersebut menyebabkan timbulnya masalah di kamera, panggilan, hingga sensor pemindai sidik jari.

Tokopedia