Update Android Oreo di Samsung Galaxy S8 dan S8+ Dihentikan

18 Februari 2018 02:00 WIB Teknologi Share :

Samsung sendiri kini tengah menyelidiki apa hal yang menyebabkan update Oreo untuk S8 dan S8+ melakukan reboot acak.

Solopos.com, SEOUL – Sistem operasi terbaru Android Oreo telah bisa diupdate di perangkat Samsung Galaxy S8 dan S8+. Namun sayang, perusahaan menghentikan update itu bahkan tak begitu lama setelah dirilis.

Dilansir Slashgear, Jumat (16/2/2018), perusahaan asal Korea Selatan itu menyatakan bahwa update Android Oreo telah menyebabkan beberapa handset-nya melakukan reboot secara acak. Ini tentu merupakan kebijakan yang tepat yang diambil perusahaan sebelum dampak yang terjadi itu semakin meluas ke pengguna lainnya.

Menurut SamMobile, beberapa pengguna melaporkan bahwa smartphone-nya mengalami reboot secara tiba-tiba. Meski tidak begitu merusak kinerja smartphone, hal tersebut pada akhirnya juga membuat pengguna terganggu.

Samsung sendiri kini tengah menyelidiki apa hal yang menyebabkan update Oreo untuk S8 dan S8+ melakukan reboot acak.

“Menindaklanjuti sejumlah kasus dimana perangkat Galaxy S8 dan S8+ telah mengalami reboot secara acak dengan Android Oreo 8.0, kami telah menghentikan perilisan update untuk sementara. Kami sedang menyelidiki masalah ini secara internal untuk memastikan bahwa dampak terhadap perangkat yang terpengaruh bisa diminimalisir dan rilis update dapat dilanjutkan segera,” kata Samsung menanggapi masalah update Oreo.

Tak hanya Galaxy S8 dan S8+, update Oreo juga sempat dihentikan dan ditarik oleh Xiaomi untuk Mi A1. Pasalnya, update tersebut menyebabkan timbulnya masalah di kamera, panggilan, hingga sensor pemindai sidik jari.

Penarikan update Oreo untuk Mi A1 bahkan dilakukan Xiaomi hingga dua kali. Sayangnya Xiaomi tak mengungkap penyebab dari masalah itu.

Tokopedia