Heboh Iklan Bikin Amplop Dibawa Pulang Mirip Modus Pengeleman Benang Teh

27 Februari 2018 06:45 WIB Muhammad Rizal Fikri Teknologi Share :

Brosur membuat amplop ditemukan di berbagai sudut Kota Solo.

Solopos.com, SOLO – Brosur tawaran pekerjaan membuat amplop yang tertempel di berbagai sudut Kota Solo menjadi gunjingan warga grup Facebook Info Cegatan Solo dan Sekitarnya (ICS). Beberapa komentar mengklaim tawaran pekerjaan itu sebuah modus penipuan.

Informasi tersebut berawal dari unggahan pengguna akun Facebook Cahya Arum, Sabtu (24/2/2018). ia mengimbau warga Solo yang melihat lowongan kerja sampingan membuat amplop, diharapkan tidak langsung percaya. Cahya Arum menjamin itu adalah penipuan.

“Bapak-bapak, ibu-ibu, saudara warganet semuanya, jika kalian melihat brosur iklan lowongan pekerjaan seperti ini, jangan mudah tergoda, apalagi percaya. Saya berani jamin info tersebut 100% penipuan. Itu ga jauh dari money game. Ngelem amplop itu hanya modus. Nanti, orang yang terjebak, mula-mula diminta bayar uang administrasi Rp10.000, bayar keanggotaan Rp250.000,ujung-ujungnya pekerjaan kita adalah menyebar brosur penipuan itu lagi. Alias mencari korban baru lagi.” tulis Cahya Arum.

Informasi tersebut mendapat beragam komentar. Ada yang meminta sebaiknya jangan mengklaim sepihak, ada yang mendukung keterangan Cahya Arum, dan komentar ajakan merazia brosur lem amplop yang ada di Kota Solo.

[caption id="attachment_898171" align="aligncenter" width="386"]http://images.harianjogja.com/2018/02/Tawaran-membuat-amplop-yang-diduga-penipuan-Facebook.jpg">http://images.harianjogja.com/2018/02/Tawaran-membuat-amplop-yang-diduga-penipuan-Facebook.jpg" alt="Tawaran membuat amplop yang diduga penipuan (Facebook)" width="386" height="545" /> Tawaran membuat amplop yang diduga penipuan (Facebook)[/caption]

“Jangan prasangka buruk dulu sama orang. Zaman sekarang memang banyak penipuan, tapi bnelum tentu semua orang penipu,” tulis AnastasyaMp.

“Amplop apa itu satu pak digaji Rp65.000, trus dijual berapa amplopnya?” tanya Andri Thok yang kemudian dijawab Sudir Yamamoto.

“Itu cuma buat kedok biar orang tertarik, bisnis aslinya ya rekrut orang,” tulis Sudi Yamamoto.

“Ayo, nanti sore kumpul di Manahan,kita buru brosur-brosur di lampu merah. Wilayah Sukoharjo dan Tipes masih banyak,” tulis Felixarygunawan.

“Ini ada yang sudah pernah nyoba menghubungi? Kayaknya perlu dicoba, terus nanti di-review penjelasan bos amplop ini. Pengen iseng-iseng kalau ga ada kerjaan,” tulis Grosirherbal Solo.

“Yang sudah tertipu langsung lapor pihak berwajib aja biar ditindak. Biar korbannya tidak bertambah,” tulis Kuswono Kusuma.