Uji Coba Palapa Ring, Kecepatan Download Tembus  61,7 Mbps

07 Maret 2018 03:45 WIB Teknologi Share :

Pada uji coba internet cepat di NOC Kabupaten Natuna, terlihat kecepatan akses internet mencapai 61,7 Mbps menggunakan software speedtest.

Solopos.com, JAKARTA – Proyek Palapa Ring menyediakan kabel fiber optik yang memungkinkan penyediaan akses internet yang menjangkau Indonesia wilayah bagian Barat, Tengah dan Timur.

Proyek tersebut telah didukung oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui BP3TI yang kini dinamakan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan informatika (BAKTI). Ditargetkan proyek ini rampung hingga 2019, di mana kecepatan internet yang cukup tinggi dengan 10 Mbps di wilayah pedesaan dan 20 Mbps di perkotaan.

"Palapa Ring itu sebenarnya proyek serat optik yang menghubungkan antar kota di seluruh Indonesia," ujar Anang Latif, Direktur Utama BAKTI, di Kabupaten Natuna, Selasa (6/3/2018).

Ia mengatakan, serat optik itu merupakan syarat utama untuk dapat menikmati layanan broadband atau internet cepat. "Serat optik ibarat jalan tol. Jalan tol 20 jalur, enggak akan macet. Inilah yg dijamin oleh pemerintah awal 2019 ibu kota provinsi bisa dapat koneksi dengan serat optik," jelas Anang.

Dengan demikian, tahun depan diharapkan seluruh wilayah Indonesia sudah bisa memanfaatkan akses internet cepat melalui fiber optik. Tarif internet pun diharapkan bisa lebih murah.

Khusus Palapa Ring Barat, panjang kabel membentang total lebih dari 2.200 kilometer, pelaksana PT Palapa Ring Barat, yang mulai operasional sejak 11 Februari 2018.

Sekadar informasi, proyek Palapa Ring Paket Barat menjangkau lima kabupaten di Provinsi Riau dan Kepulauan Riau, yaitu Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten Natuna, Kabupaten Lingga, dan Kabupaten Kepulauan Anambas. Kelima wilayah tersebut merupakan wilayah yang dianggap tidak layak secara finansial.

Selain lima kabupaten tersebut, Proyek Palapa Ring Paket Barat juga akan menjangkau enam kabupaten/kota yang merupakan titik interkoneksi dengan jaringan tulang punggung serat optik yang telah dibangun oleh operator telekomunikasi. Salah satunya adalah Kota Singkawang yang terletak di Provinsi Kalimantan Barat.

Pada uji coba internet cepat di NOC Kabupaten Natuna, terlihat kecepatan akses internet mencapai 61,7 Mbps menggunakan software speedtest. Sementara angka upload menunjukkan kecepatan 56 Mbps.

Uji coba ini memastikan kesiapan pada saat launching resmi bersama Menkominfo Rudiantara, yang direncanakan pada 24 Maret 2018.

Proyek Palapa Ring dilaksanakan dengan skema Kerjasama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) dan merupakan KPBU pertama dengan menerapkan skema pembayaran ketersediaan layanan atau availability payment (AP). Skema availability payment diprakarsai oleh Kementerian Keuangan dan sumber dana AP berasal dari Dana Kontribusi Universal Service Obligation (USO).

Dengan adanya Proyek Palapa Ring Paket Barat sebagai awal dari rangkaian Proyek Palapa Ring, maka Pemerintah akan membantu masyarakat Indonesia dalam pemerataan penyediaan akses broadband di seluruh Indonesia. Hadirnya Palapa Ring juga akan memberikan peluang bisnis baru bagi industri Usaha Kecil Menengah (UKM) di pelosok daerah, meningkatkan pendidikan melalui fasilitas internet dan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat lewat kegiatan ekonomi digital.