10 Smartphone Android Tercepat Januari 2018

07 Maret 2018 07:10 WIB Teknologi Share :

Peringkat pertama berhasil diraih oleh Huawei dengan Mate 10 Pro dengan raihan skor 214.580.

Solopos.com, NEW YORK – Sius benchmark Antutu baru saja meluncurkan daftar 10 smartphone Android tercepat periode Januari 2018. Menariknya, Samsung tak berhasil masuk lima besar daftar ini.

Dilansir Gizmochina, Senin (5/3/2018), ke-10 perangkat ini merupakan smartphone yang telah diluncurkan sepanjang 2017. Beberapa vendor, seperti Samsung, Huawei, Xiaomi, OnePlus, dan beberapa lainnya.

Peringkat pertama berhasil diraih oleh Huawei dengan Mate 10 Pro dengan raihan skor 214.580. Performa ini berhasil didapatkan dengan menggunakan prosesor Kirin 970 milik mereka.

Di posisi kedua dan ketiga juga masih ditempati oleh Huawei melalui Mate 10 dan Honor V10, yang menggunakan prosesor yang sama, yakni Kirin 970. Keduanya masing-masing berhasil mendapatkan skor 212.841 dan 212.557.

Sayangnya, dominasi Huawei harus dihentikan oleh OnePlus. Urutan keempat dan kelima terdapat dua smartphone andalan mereka, yakni OnePlus 5dan OnePlus 5T yang menggunakan prosesor Snapdragon 835. Keduanya berhasil menorehkan skor 211.292 dan 210.134 secara berturut-turut.

Kemudian di posisi ke-6 terdapat ZTE Nubia 717 yang menggunakan prosesor yang sama dengan duo OnePlus. Untuk skor sendiri, Nubia 717 berhasil mendapatkan skor 208922.

Xiaomi kemudian mengikuti kesuksesan ZTE. Dengan masih menggunakan Snapdragon 835, Mi6 berhasil bertengger di posisi ke-7 dengan skor 206.571. Begitu pula Mi Mix 2 yang berada di peringkat delapan dengan skor 205.206.

Yang mengejutkan, dua smartphone jagoan Samsung yakni Galaxy Note 8 dan Galaxy S8+ hanya bisa mampu bertengger di posisi kesembilan dan ke-10. Keduanya berhasil meraih skor sebesar 203.501 dan 199.000. Seperti yang diketahui, kedua smartphone ini pun menggunakan prosesor Snapdragon 835.

Sekadar diketahui, urutan ini akan berubah seiring bermunculannya berbagai smartphone baru, seperti Galaxy S9 dan S9+. Sayangnya, dalam perkenalannya, kedua perangkat tersebut memiliki skor Antutu yang cukup rendah. Pihak Samsung berdalih, hal tersebut dikarenakan software mereka yang belum sepenuhnya rampung.