Temukan 15 Planet Baru, Peneliti Klaim Salah Satu Planet Mengandung Air

26 Maret 2018 01:10 WIB Teknologi Share :

Penelitian untuk menentukan apakah planet terluar K2-155, K2-155d, bisa memiliki air di permukaannya.

Solopos.com, WASHINGTON – Para peneliti telah menemukan 15 planet baru di sekitar bintang-bintang yang dikenal sebagai katai merah. Salah satu planet itu mungkin dapat menjadi tuan rumah bagi air di permukaannya.

Dalam sebuah penelitian baru, para peneliti menggabungkan data teleskop luar angkasa dengan penyelidikan lanjutan untuk mengamati beberapa katai merah. Ini merupakan bintang redup yang beratnya 7,5 hingga 50 persen massa matahari. Tim melihat tiga exoplanet yang masing-masing sedikit lebih besar dari Bumi.

Di sekitar bintang katai merah K2-155, yang terletak 200 tahun cahaya jauhnya, planet terluar dari sistem ini adalah temuan yang sangat menarik, karena memiliki radius sekira 1,6 kali dari Bumi dan mungkin berada dalam zona layak huni. Zona layak huni bintang adalah wilayah di mana planet yang mengorbit bisa menjadi suhu yang tepat untuk menahan cairan.

Tim menggunakan observasi dari misi kedua pesawat luar angkasa NASA Kepler, K2, dan teleskop berbasis darat seperti Subaru Telescope di Hawaii dan Teleskop Optik Nordik (NOT) di Spanyol untuk mengumpulkan data pada 15 exoplanet.

Penelitian untuk menentukan apakah planet terluar K2-155, K2-155d, bisa memiliki air di permukaannya. Tim mencontohkan apa yang diketahui tentang dunia ini dalam simulasi iklim tiga dimensi.

Peneliti menemukan bahwa planet ekstrasurya ini mungkin memiliki air. Akan tetapi, meskipun ada kemungkinan yang menarik, para peneliti tetap berhati-hati sampai analisis lebih lanjut dapat mengonfirmasi temuan awal.

Teruyuki Hirano, seorang peneliti di Tokyo Institute of Technology mengatakan sistem katai merah baru mulai diselidiki, sehingga mereka adalah target yang sangat menarik untuk penelitian planet ekstrasurya di masa depan.

Pada April 2018, NASA misi Transit Exoplanet Survey Satellite (TESS) dijadwalkan untuk diluncurkan, pesawat ruang angkasa itu dapat memberikan presisi yang lebih besar bagi para peneliti untuk mencari planet-planet yang jauh dengan kondisi yang dapat mendukung kehidupan.

TESS diharapkan menemukan banyak kandidat planet di sekitar bintang terang yang lebih dekat ke Bumi. Ini akan sangat memudahkan pengamatan lanjutan, termasuk penyelidikan atmosfer planet dan menentukan orbit planet yang tepat.

Tokopedia