Xiaomi dan Huawei Siapkan Ponsel Penambang Bitcoin

27 Maret 2018 04:10 WIB Teknologi Share :

Sugar sudah terlebih dahulu berinvestasi di segmen Blockchain.

Solopos.com, BEIJING – Produsen ponsel asal China, Sugar, mengumumkan S11 Blockchain Creation Edition pada Januari 2018. Ini merupakan ponsel yang ditujukan untuk menambang dan menyimpan cryptocurrency Ethereum Fog.

Dilansir Okezone mengutip Gizmochina, Senin (26/3/2018), menyusul Sugar, Huawei juga dikatakan akan merencanakan ponsel blockchain dengan Sirin Labs, pembuat Solarin Android Phone dengan harga US$16 ribu.

Sumber yang tidak disebutkan namanya mengatakan bahwa Huawei berbicara kepada Sirin terkait lisensi sistem operasi yang terakhir, SIRIN OS. Ini untuk menjalankan aplikasi berbasis blockchain bersama dengan Android.

Kedua belah pihak masih berdiskusi dan tampaknya belum sampai pada titik perjanjian yang disepakati. Perwakilan dari kedua perusahaan telah mengonfirmasi bahwa mereka telah bertemu tetapi tidak akan mengungkapkan lebih dari itu.

Kabarnya, rapat telah berlangsung selama dua bulan terakhir, dan grup obrolan Telegram Sirin memposting gambar pada Februari dengan keterangan yang menegaskan pertemuan tersebut. Disebutkan bahwa perusahaan kemungkinan bekerjasama membawa teknologi blockchain ke massa dengan cara yang aman.

Sirin juga sedang mengerjakan seri telepon baru bernama Finney, dinamakan setelah pelopor Bitcoin, Hal Finney. Ini akan menyimpan koin dan dompet cryptocurrency, serta aplikasi berbasis blockchain.

Huawei bukan satu-satunya produsen asal China yang berkecimpung dalam blockchain. Xiaomi pun memiliki tren baru tetapi dengan cara yang berbeda.

Xiaomi mengusung apa yang disebut dengan cryptopets. Kabarnya, ini adalah hewan peliharaan virtual yang mirip dengan Tamagotchi tetapi berdasarkan blockchain.

Hewan peliharaan itu dapat dibeli, dipersiapkan dan diperdagangkan. Setiap hewan peliharaan adalah unik dan penjualan dicatat pada blockchain, meskipun transaksi mata uang digital tidak didukung.

Game cryptopet pertama adalah Cryptokitties yang didasarkan pada teknologi blockchain Ethereum. Keberhasilannya membawa perusahaan besar asal China lainnya untuk bergabung dalam tren ini.

Khusus Xiaomi, mereka menamakannya dengan Cryptorabbit, yang tidak mengherankan karena kelinci ialah maskot dari Xiaomi. Saat ini dalam pengujian beta.

Sementara itu, Baidu juga memiliki Cryptodoggies dan juga dikatakan dalam versi beta. Tidak ada informasi kapan versi stabil akan dirilis ke masyarakat umum.

Tokopedia