Pilot Asal AS Ngaku Lihat Penampakan UFO

Ilustrasi UFO. (Istimewa)
03 April 2018 04:45 WIB Jafar Sodiq Assegaf Teknologi Share :

Solopos.com, CALIFORNIA - Blenus Green, seorang pilot asal Arizona, Amerika Serikat, mengaku melihat sebuah benda terbang yang aneh beberapa waktu lalu. Green meyakini telah melihat penampakan dari pesawat UFO.

Setelah beberapa bungkam, salah satu pilot yang bernama Blenus Green pada akhirnya menceritakan pengalaman pada saat dia melihat UFO untuk pertama kalinya dengan mata kepala dirinya sendiri. “Saya yakin, saat melihat jendela untuk memastikan benda itu ada, dan benda itu ada di luar sana,” ujar Blenus seperti dilansir Express.co.uk, Minggu (1/4/2018).

Dia menggambarkan jika pesawat yang dilihatnya tersebut memiliki semacam aura yang aneh. Cahaya tersebut mengelilingi pesawat tersebut sehingga sukar untuk melihatnya dengan jelas. “Sangat terang, tapi tidak terlalu terang sehingga Anda tidak bisa melihatnya,” lanjutnya.

Selain itu, salah satu pengawas dari Albuquerque Center juga memberikan keterangannya. Dia mengaku, bahwa Blenus yang telah bekerja sebagai pilot selama 20 tahun mungkin saja salah mengira terhadap apa yang telah dia lihat. “Kami menanyakan ke Blenus apakah objek yang dilihat olehnya adalah Google Baloon. Namun dia menjawabnya dengan ‘saya rasa bukan’,” ujar sang penjaga menara kontrol udara.

Lebih lanjut dari percakapan tresebut terungkap jika Blenus mendeskripsikan benda tersebut dengan lebih jelas. Dia merasa ada yang aneh dengan benda yang sedang dilihat pada waktu itu. “Apa yang aneh tentang benda tersebut, saat Anda melihat objek, Anda tahu, dan jika matahari bersinar dengan cara ini, refleksi akan berada di sisi ini. Sangat terang, kamu tidak bisa jelaskan bentuk apa itu,” tambahnya.

Di sisi lain, wakil presiden Phoenix Air Group, Inc Bob Tracey mengatakan ia telah menerima "pembekalan penuh" dari pilot lain yang mengaku telah melihat benda tersebut yang bernama Learjet.

Learjet sendiri telah terbang selama 15 tahun dan merupakan "kapten berpengalaman" dengan lebih dari 14.000 jam waktu terbang. Baik Learjet dan co-pilotnya pun merasa bingung saat melihat benda tersebut.

Learjet menjelaskan bahwa benda tersebut seperti berasal dari sumber yang terbang dengan kecepatan tinggi menuju Learjet dan berada di ketinggian yang lebih tinggi. Dia memperkirakan pesawat itu mungkin terbang dengan ketinggian hampir 50.000 kaki, dan lebih dari 10.000 kaki di atas mereka.

Hingga saat ini, masih banyak pihak yang bertanya-tanya mengenai hal tersebut. Namun yang pasti, banyak yang percaya jika pesawat tersebut bukanlah sebuah pesawat biasa.