Facebook Hapus Fitur Pencarian Lewat Telepon dan E-Mail

Ilustrasi Facebook (JDado Ruvic/Reuters)
07 April 2018 10:00 WIB Chelin Indra Sushmita Teknologi Share :

Solopos.com, SOLO – Kasus kebocoran data pelanggan Facebook terus menjadi buah bibir. Hal ini membuat sejumlah pelanggan khawatir hingga mengancam akan menghapus akun. Menanggapi kepanikan pelanggan, Facebook meluncurkan sistem keamanan baru.

Guna melindungi data pelanggan, Facebook mengaku telah menghapus fitur pencarian melalui nomor telepon dan alamat e-mail. "Kami menonaktifkan fitur pencarian pengguna berdasarkan nomor telepon dan alamat e-mail. Kami yakin sebagian besar data pelanggan bocor karena hal ini," demikian pernyataan dari Facebook sebagaimana dikutip Solopos.com dari Bloomberg, Jumat (6/4/2018).

Sebelumnya, Facebook mengumumkan data yang telah dibobol oleh lembaga penelitian Cambridge Analytica di London, Inggris, mencapai 87 juta. Sebagian besar korbannya datang dari Amerika Serikat. Berkaitan dengan hal itu, mereka telah melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan keamanan dan mengembalikan kepercayaan pelanggan.

Kini Facebook lebih ketat dalam memeriksa aplikasi yang meminta login, check-in, like, foto, unggahan, video, acara, dan grup. Hal ini terkait dengan informasi pribadi yang dimiliki oleh para penggunanya.