Facebook Tambahkan Fitur Unsend

Ilustrasi Facebook. (Istimewa)
08 April 2018 16:45 WIB Newswire Teknologi Share :

Solopos.com, SAN FRANCISCO - Facebook ingin memastikan data pribadi pengguna aman menyusul skandal privasi data Cambridge Analytica yang terjadi baru-baru ini. Sejauh ini, langkah CEO Facebook Mark Zuckerberg salah satunya ialah meminta maaf kepada publik dan ada beberapa janji terkait fitur privasi tambahan yang dikeluarkan.

Terkini, perusahaan jejaring sosial itu dikabarkan berencana untuk mengizinkan semua pengguna untuk menarik kembali pesan atau unsend pesan pribadi mereka.

Dilansir Okezone mengutip Techspot, Sabtu (7/4/2018), TechCrunch baru-baru ini menemukan raksasa media sosial secara diam-diam menarik atau mengurungkan pengiriman yang dikirim dari eksekutif perusahaan (termasuk Zuckerburg) ke pengguna Facebook lainnya.

Facebook kemudian mengklaim bahwa mereka mencabut pesan-pesan ini dalam upaya untuk "melindungi komunikasi para eksekutif mereka" menyusul peretasan email Sony Pictures pada tahun 2014. "Setelah email Sony Pictures diretas pada tahun 2014, kami membuat sejumlah perubahan untuk melindungi komunikasi para eksekutif kami," kata juru bicara Facebook kepada TechCrunch.

Lebih lanjut perusahaan mengatakan, ini termasuk membatasi periode retensi untuk pesan Mark di Messenger. "Kami melakukannya dengan kepatuhan penuh dengan kewajiban hukum kami untuk menjaga pesan," tambahnya.

Kata-kata perusahaan tampaknya menyarankan penghapusan pesan ini telah direncanakan sebelumnya.

Facebook sekarang tampaknya mengerti bahwa dengan diam-diam menghapus pesan dari obrolan pribadi pengguna mereka bukanlah ide terbaik mengingat situasi mereka saat ini.

Seorang juru bicara Messenger baru-baru ini mengirimkan sebuah pernyataan yang mengklaim "fitur" unsend yang akan diluncurkan untuk semua pengguna di masa mendatang. "Kami telah mendiskusikan fitur ini beberapa kali. Dan orang-orang yang menggunakan fitur pesan rahasia kami dalam versi terenkripsi Messenger memiliki kemampuan untuk mengatur timer - dan menghapus pesannya secara otomatis. Kami sekarang akan membuat fitur hapus pesan yang lebih luas tersedia," tuturnya

"Ini mungkin membutuhkan waktu. Dan hingga fitur ini siap, kami tidak akan lagi menghapus pesan eksekutif apa pun. Kami harus melakukan ini lebih cepat - dan kami menyesal bahwa kami tidak melakukannya," terangnya.

Tokopedia