Kominfo Kembali Kirimi Surat ke Facebook

Menkominfo Rudiantara dan Public Policy Lead Facebook Indonesia Ruben Hattari memberikan keterangan pers seusai pertemuan yang membahas skandal kebocoran data Facebook di Jakarta, Kamis (5/4 - 2018). (Bisnis/Dhiany Nadya Utami)
20 April 2018 11:10 WIB Newswire Teknologi Share :

Solopos.com, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) kembali mengirimkan surat kepada pihak Facebook. Pengiriman surat ini karena hingga kini Facebook belum memberikan balasan dari Surat Peringatan (SP) kedua yang dilayangkan Selasa (10/4/2018) lalu.

PLT Humas Kominfo menegaskan surat tersebut bukanlah bentuk SP ketiga dari Kominfo untuk pihak Facebook. Melainkan surat yang dikirimkan pada Kamis (19/4/2018) ini hanya merupakan permintaan penjelasan saja.

“Bukan SP ketiga, hanya surat permintaan penjelasan saja,” kata Noor kepada Okezone, Kamis (19/4/2018).

Dalam surat yang ditandatangani Dirjen Aplikasi Informatika Semuel Abrijani Pangerapan ini, tertuang empat permintaan penjelasan dari pihak Facebook, yakni: 
1. Klarifikasi mengenai adanya informasi penyalahgunaan data pengguna Facebook yang meluas ke firma analisis lain selain Cambridge Analytica yaitu CubeYou dan Aggregate IQ.
2. Penjelasan lebih lanjut mengenai tindakan teknis untuk membatasi akses data di Facebook, seperti yang telah dijelaskan pada surat dari Kepala Kebijakan Publik Facebook Indonesia tanggal 5 April 2018.
3. Memberikan data jadwal dan/atau hasil audit kasus ini;
4. Memberikan data pengguna Facebook Indonesia yang terkena dampak penyalahgunaan data oleh Cambridge Analytica.

Saat ditanya kapan batas waktu kepada pihak Facebook untuk menjawab surat ini, Noor menjawab mereka memiliki waktu tujuh hari kalender semenjak surat tersebut dikirimkan. “Ya kira-kira tanggal 26 April lah Facebook sudah harus menjawab surat ini,” pungkasnya.