Facebook Kembali Kebobolan 3 Juta Data Pengguna?

Ilustrasi Facebook. (Istimewa)
16 Mei 2018 01:10 WIB Jafar Sodiq Assegaf Teknologi Share :

Solopos.com, SAN FRANCISCO - Facebook baru-baru ini dikabarkan mengalami kebobolan data kembali. Sebanyak 3 juta data penggunanya diketahui rentan dimanfaatkan orang lain tanpa adanya perlindungan.

Dilansir New Scientist, Selasa (15/5/2018), bobolnya data pengguna Facebook berasal dari sebuah aplikasi kepribadian yang cukup populer di Inggris. Tanpa diketahui penggunanya situs tersebut dibiarkan terbuka tanpa perlindungan, bahkan setiap orang bisa dengan mudah melihat jawaban kuesioner yang terdapat pada situs tersebut.

Tokopedia

"Jenis data ini sangat kuat dan ada potensi nyata untuk disalahgunakan," ungkap Chris Sumner, Pengawas data UK.

Menanggapi kebocoran ini, pihak Facebook sendiri mengklaim telah menangguhkan myPersonality pada aplikasinya sejak 7 april, karena aplikasi tersebut telah melanggar kebijakan Facebook terutama karena bahasa yang digunakan dalam aplikasi dan situs webnya menggambarkan pengungkapan data pengguna secara jelas.

Lebih dari 6 juta orang menyelesaikan tes pada aplikasi myPersonality dan hampir setengahnya setuju untuk membagikan data dari profil Facebook mereka untuk keperluan aplikasi tersebut. Seluruh data pengguna kemudian diambil dan nama-nama penggunanya dihapus sehingga data tersebut tidak bisa dilacak pemiliknya.

Akibat dari masalah ini,wakil presiden Facebook hubungan kemitraan, Ime Archibong, Facebook sendiri tengah menyelidiki tak kurang dari 200 aplikasi yang dicurigai melakukan hal yang sama.

“Kami sedang menyelidiki aplikasi ini, dan jika Kepribadian saya menolak untuk bekerja sama atau gagal dalam audit kami, kami akan melarangnya,” kata Archibong.