Redmi Note 5 Disebut Gaib, Begini Jawaban Xiaomi

Xiaomi Redmi Note 5 (Gagadget)
23 Mei 2018 14:30 WIB Newswire Teknologi Share :

Solopos.com, JAKARTA – Xiaomi baru saja merilis Redmi Note 5 beberapa waktu lalu. Sistem penjualan online dengan cara flash sale membuat penggemar terpaksa berebut demi mendapatkan ponsel tersebut. Dalam hitungan detik Redmi Note 5 ludes terjual. 

Tak sedikit orang yang tak kebagian smartphone berkamera ganda dengan harga terjangkau tersebut. Ponsel ini pun dijuluki ponsel "gaib" karena susah didapatkan.

Anggapan tersebut akhirnya dijawab oleh Xiaomi. Diungkapkan oleh Head of Xiaomi South Pacific Region and Xiaomi Indonesia Country Manager Steven Shi, pihaknya juga sangat terkejut dengan kondisi permintaan yang sangat tinggi dari konsumen.

"Saya juga surprised dengan keadaan ini, permintaan untuk smartphone Xiaomi sangat tinggi dan cepat," katanya kepada media saat ditemui di acara Buka Puasa Media bersama Xiaomi di Jakarta, Selasa (22/5/2018), seperti dikutip Liputan6.com.

Steven mengatakan, pihaknya telah melakukan segala cara agar pengguna Xiaomi bisa mendapatkan smartphone terbaru asal Tiongkok ini. Ia tak menampik setiap kali mengadakan flash sale atau menjualnya di toko resmi Mi Store, perangkat selalu habis terjual hanya dalam hitungan detik.

"Saya rasa ini mengindikasikan kalau orang-orang Indonesia senang dengan brand Xiaomi, karena kami selalu menghadirkan perangkat dengan kualitas terbaik, spesifikasi terbaik, dan harga yang terbaik juga," ucap Steven.

Karena produk yang diklaimnya berkualitas itu, masyarakat begitu ingin mendapatkan smartphone Xiaomi langsung pada saat produk baru dirilis. "Jadi kami pikir ini karena permintaan yang sangat tinggi," ucapnya.

Namun, Xiaomi bukannya tidak berbuat apa-apa melihat tingginya permintaan akan smartphone-nya. Steven mengklaim, tim Xiaomi dan mitra manufakturnya bekerja keras tiap hari untuk memenuhi permintaan.

Terkait banyaknya komentar yang menyebut lebih baik membeli smartphone lain ketimbang Xiaomi yang sulit didapatkan, Steven berjanji pihaknya akan terus bekerja keras untuk memenuhi permintaan sebanyak apapun.

"Ini pekerjaan kami sehari-hari dan kami bekerja keras untuk memenuhi sebanyak mungkin permintaan (akan smartphone Xiaomi)," katanya.

Meski sulit mendapatkan smartphone Redmi Note 5 saat flash sale maupun di toko resmi Xiaomi, Steven menolak bila produk Xiaomi disebut terbatas jumlahnya.

"Produknya tidak terbatas, yang ada adalah demand yang sangat banyak, sehingga kami berusaha agar bisa menghadirkan lebih banyak perangkat ke pasaran," ucapnya.

Sumber : Liputan6.com