Tahukah Anda?: Asal-Usul Paraf Guru

Paraf (Twitter)
28 Mei 2018 14:00 WIB Newswire Teknologi Share :

Solopos.com, SOLO – Pastinya Anda tak asing dengan paraf? Ya, hampir setiap guru di Indonesia menggunakan tanda yang sering di sebut dengan ponten itu di buku tugas atau ulangan muridnya. Tahukah Anda asal-usul paraf yang hampir digunakan guru dari generasi ke generasi? 

Ternyata lambang ini disebut flourish of approval atau krul. Sebuah simbol asal Belanda yang digunakan untuk menilai tugas sekolah atau untuk menunjukkan seseorang telah melihat dan menyetujui sebuah paragraf.

Dikutip Solopos.com dari Suara.com, Senin (28/5/2018), krul kali pertama muncul pada awal abad ke-19 bersama dengan meningkatnya birokrasi di Belanda. Para sejarawan percaya simbol ini berasal dari huruf “g” yang ditulis dengan terburu-buru dan diartikan sebagai goed yang berarti bagus atau gezien yang berarti telah dilihat.

Simbol ini jarang digunakan di luar Belanda selain di bekas koloni Belanda seperti Indonesia, Afrika Selatan, Antillen Belanda, dan Suriname.

Tak banyak orang mengetahui asal-usul dari lambang yang sering digunakan para guru sebagai ponten tersebut. Meskipun bukan pengetahuan baru, tapi fakta ini cukup menuai beragam komentar dari netizen.

"Kirain dulu dapet ponten kayak begitu nilainya 100," tulis Dimas Nuggraha dalam akun Twitter-nya.

"Bener nih. Kadang suka ngikutin juga bikin ponten begitu," tambah Rina.