Temukan Kelemahan Google, Remaja Ini Dihadiahi Rp503 Juta

Ezequiel Pereira (CNBC)
29 Mei 2018 00:10 WIB Muhammad Rizal Fikri Teknologi Share :

Solopos.com, CALIFORNIA – Google memberi hadiah uang tunai sebesar 36.000 dolar AS atau senilai Rp503 juta kepada remaja asal Uruguay bernama Ezequiel Pereira, 16. Hal ini karena Ezequiel menemukan celah kesalahan atau bug di sistem keamanan Google.

Dilansir Digital Trends, Minggu (27/5/2018), Ezequiel menemukan bug yang membuat dia mampu mengubah hal-hal internal perusahaan Google. Pelaporan bug itu dilakukan Ezequiel sejak awal tahun 2018. Namun, Google baru memanggil Ezequiel belum lama ini. Ia diajak mendiskusikan bug tersebut setelah Google memiliki solusi dan memastikan Ezequiel tak lagi bisa menembus bug tersebut.

Ezequiel sebenarnya bukan nama baru di dunia keamanan sistem internet. Ia selalu mengikuti program bernama Google’s Bug Bounty. Laporan terbaru ini adalah kelima kalinya Ezequiel menemukan bug di sistem keamanan Google dan laporan terakhir ini disebut sangat signifikan untuk keamanan perusahaan.

Ezequiel mendapat komputer pertamanya di usia 10 tahun. Di usia 11 tahun ia mulai belajar bahasa pemograman. Ezequiel belajar secara ototdidak. Dia kerap ikut kontes bahasa pemograman, hingga tahun lalu ia berkesempatan mengunjungi markas Google di California, Amerika Serikat.

Sebelum mendapat hadiah senilai puluhan ribu dolar dari Google, Ezequiel pernah dibayar 500 dolar AS atau Rp6.9 jutaan karena menemukan bug untuk sebuah perusahaan kecil.

“Aku pernah menemukan bug dan dibayar 500 dolar AS, Rasanya sungguh membanggakan, sejak saat itu aku terus mencari bug,jelas Ezequiel.

Juni 2017 Ezequiel mendapat hadiah 10.000 dolar AS atau senilai Rp139 jutaan juga dari pelaporan bug. Ia menggunakan uang itu untuk membiayai sekolahnya. Tak ada sekolah yang bersedia menerima Ezequiel, sehingga ia harus menjalani homeschooling.

Tokopedia