Trailer Battlefield 5 Banjir Dislike

Battlefield 5. (Istimewa - Youtube)
30 Mei 2018 05:10 WIB Jafar Sodiq Assegaf Teknologi Share :

Solopos.com, NEW YORK - Game terbaru Battlefield selalu dinanti para penggemar game first person shooter. Selain menampilkan grafis yang memukai, game pertempuran ini juga memiliki cerita dalam permainan yang menarik.

Setelah Battlefield 1, perusahaan kini menyiapkan sekuel baru Battlefield 5 yang tampak menghadirkan sosok karakter perempuan. Trailer dari permainan ini juga sudah diunggah ke situs berbagi video, YouTube.

Dilansir Screenrant, Selasa (29/5/2018), trailer pertama Battlefield 5 dari pekan lalu kini melahirkan lebih dari ratusan ribu dislikes. Total dislike bahkan lebih besar ketimbang likes dengan selisih yang cukup jauh. Banyak gamer yang mengekspresikan pendapat mereka dengan cara yang kasar di bagian komentar video.

Sekadar informasi, trailer Battlefield 5 menampilkan adegan pertempuran kacau selama Perang Dunia II. Tokoh dalam permainan langsung bergegas di medan perang, melawan musuh. Ada adegan tentara ditembak, dihancurkan dan diledakan.

Sebagian besar komentator Youtube mengolok-olok game karena penggambarannya yang buruk tentang Perang Dunia II. Beberapa orang menuduh EA memeras uang dari pemain dengan memberi mereka senjata dan karakter yang tidak diinginkan serta memaksa mereka membayar untuk mendapatkan barang-barang yang lebih baik.

Battlefield 5 tampak berbeda dengan seri-seri Battlefield sebelumnya. Munculnya karakter wanita di sampul depan, malah menimbulkan reaksi negatif dari gamer. Bahkan, ada yang mengancam untuk meninggalkan seri ini jika pemain wanita disertakan.

Manajer umum DICE, Oskar Gabrielson menanggapi dengan janji bahwa karakter wanita dalam keadaan apa pun, dikeluarkan dari permainan. Dia menunjukkan seri itu selalu dimaksudkan untuk menjadi outlet untuk kreativitas, yang memungkinkan para gamer untuk bermain seperti yang mereka inginkan. Ini termasuk pilihan karakter.

Battlefield 5 rencananya dirilis untuk Xbox One, PS4 dan PC pada 19 Oktober.