Dibanderol Nyaris Rp10 Juta, Blackberry Key2 Pakai OS Android

Blackberry Key2. (Istimewa - Theverge)
09 Juni 2018 14:20 WIB Jafar Sodiq Assegaf Teknologi Share :

Solopos.com, JAKARTA - Blackberry baru-baru ini menyingkap smartphone baru di New York oleh TCL Communication. TCL Communication merupakan perusahaan asal Tiongkok yang mengambil alih hak terhadap brand smartphone dari perusahaan Kanada tersebut pada 2016.

Blackberry Key2, yang mencakup keyboard fisik di bawah layar sebesar 4,5 inci dan diperkuat sistem operasi Andoid yang lebih baru dari BlackBerry Key pertama tahun lalu. Ponsel tersebut akan dijual bulan ini mulai dari harga US$649 (sekitar Rp9,03 juta), menurut Blackberry.

"Walaupun ada banyak smartphone berbeda yang bisa dipilih pelanggan saat ini, sebagian besar cenderung menawarkan pengalaman yang sama tanpa perbedaan besar antara satu dan lainnya," kata kepala divisi Blackberry Mobile TCL, Alain Lejeune, dilansir Antara, Jumat (8/6/2018).

"Dengan diperkenalkannya Blackberry Key2, kami telah menciptakan sebuah smartphone berbeda yang memiliki semua sifat yang membuat smartphone BlackBerry ikonis, sambil memperkenalkan inovasi dan pengalaman, tidak hanya membuatnya menjadi salah satu perangkat terbaik untuk keamanan dan privasi tetapi juga smartphone BlackBerry paling canggih," demikian kana Lejeune.

Sebelumnya dilaporkan, BlackBerry Key2 muncul dalam bocoran gambar. Akun Twitter yang biasa mengungkap kemunculan handset terbaru, @evleaks memperlihatkan bodi ponsel anyar tersebut.

Dilansir Trustedreviews, Blass mengungkap gambar yang tampak resmi menunjukkan Key2 di Twitter. Tweet Blass juga berpotensi mengonfirmasi Key2, bukan KeyTwo seperti yang diketahui sebelumnya.

Tampaknya, tidak ada perubahan estetika besar dibandingkan KeyOne tahun lalu, kecuali penambahan pengaturan kamera ganda yang sedang tren. Selain itu, ada potensi sebuah tombol pintas atau peluncur yang ditambahkan di sisi kanan bawah.

Sebelum bocoran ini diungkap, telah beredar penampakan handset yang tampaknya muncul di database sertifikasi ponsel China, TENAA.