Google Rintis Pusat Riset Kecerdasan Buatan di Ghana

Ilustrasi logo Google (Youtube)
18 Juni 2018 05:00 WIB Chelin Indra Sushmita Teknologi Share :

Solopos.com, SOLO – Google tengah mengembangkan teknologi kecerdasan buatan alias artificial intelegence (AI). Perusahaan teknologi raksasa ini berencana membuka pusat studi khusus AI di Ghana, Afrika Barat. Pusat riset pertama di Afrika ini rencananya dibuka di Accra, Ghana, pada akhir 2018.

"Kami bakal berkolaborasi dengan universitas dan pusat penelitian lokal tentang potensi penggunaan AI di Afrika," demikian pernyataan resmi dari Google seperti dikutip dari CNBC, Minggu (17/6/2018).

Pusat riset di Accra, Ghana, nantinya bakal memiliki fungsi sama dengan yang ada di sejumlah kota lain, yakni Paris (Prancis), New York (Amerika Serikat), Tokyo (Jepang), dan markas Google di Mountain View (Amerika Serikat). Pusat riset di Accra dibangun setelah Google memiliki kantor di Afrika selama 10 tahun terakhir.

Selama ini, kantor Google di Afrika telah membantu memberikan pelatihan keterampilan digital kepada 10 juta orang. Tapi, Accra bukan satu-satunya kota di Afrika yang menjadi pusat teknologi.

Ibu Kota Ethiopia, Addis Ababa, dan ibu kota Rwanda, Kigali, juga menjadi tempat yang sama. Kedua negara tersebut dipilih oleh pendiri Microsoft, Bill Fates, untuk merintis platform pembayaran digital.