Banyak Dikeluhkan, Tik Tok Resmi Diblokir Kominfo

Logo aplikasi Tik Tok (Youtube)
03 Juli 2018 20:09 WIB Chelin Indra Sushmita Teknologi Share :

Solopos.com, SOLO – Tik Tok merupakan aplikasi yang sangat akrab dengan masyarakat Indonesia. Sejumlah orang mulai dari anak-anak hingga dewasa gemar mengunggah video lucu lewat aplikasi ini. Sayang, belakangan aplikasi ini mendapat banyak kritikan karena dianggap tidak mendidik.

Alhasil, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) resmi memblokir aplikasi Tik Tok mulai Selasa (3/7/2018). Dilansir Okezone, aplikasi ini diblokir karena banyaknya keluhan masyarakat kepada Kominfo tentang konten Tik Tok yang dianggap tidak mendidik.

Biro Hubungan Masyarakat Kominfo, Noor Iza, mengatakan, banyak akun Tik Tok yang berisi konten negatif dan tidak layak dikonsumsi anak-anak. Padahal, aplikasi lip sync ini justru banyak dipakai oleh anak-anak.

Aplikasi Tik Tok bisa diunduh secara gratis di toko aplikasi online, Google Play Store maupun Apps Store. Tik Tok telah diunduh sekitar 50 juta kali oleh pengguna Android. Tik tok adalah platform media sosial dengan konten video pendek yang didukung dengan musik. Pengguna bisa dengan mudah menari atau bergaya sesuai keinginan diiringi musik dalam video yang dipilih.

Tik Tok memungkinkan pengguna membuat video pendek yang unik dengan cepat dan mudah dibagikan. Aplikasi ini memang mengasah kreativitas para pengguna untuk membuat konten yang unik dan menarik. Namun, belakangan ini justru lebih banyak konten Tik Tok yang dinilai negatif.

Pemblokiran aplikasi Tik Tok ini membuat warganet heboh. Mereka langsung mencuitkan berbagai komentar di Twitter yang menjadi trending topic. "Setauku dulu Tik Tok suara jam yang seringkali kita dengar saat fokus-fokusnya rindu," cuit @alimvnati.

"Duh menteri, Tik Tok buat hiburan aja diblokir," tulis @blang_kon kesal.

"Kabar duka yang aku terima sampai hari ini, 1. tenggelamnya kapal KM Lestari Maju, 2. meletusnya Gunung Agung, 3. kamu yang sudah tidak peduli lagi denganku, 4. Tik Tok diblokir pemerintah," imbuh @stywnyudha.

"Tik Tok diblokir, hahaha kasian atuh anak-anak enggak bisa berekspresi lagi. Berekspresi itu bebas, termasuk juga dalam kebodohan," lanjut @victorkamang.

Tokopedia