Whatsapp Siapkan Fitur Baru Penangkal Hoaks

Logo Whatsapp (Whatsapp.com)
06 Juli 2018 04:30 WIB Chelin Indra Sushmita Teknologi Share :

Solopos.com, NEW DELHI Maraknya berita bohong membuat banyak orang tertipu. Ironisnya, beberapa berita bohong itu seringkali merenggut nyawa, seperti beberapa kejadian tragis di India.

Oleh sebab itu, kini Whatsapp tengah mengembangkan fitur baru untuk membantu menekan penyebaran hoaks.

Fitur terbaru itu dikembangkan setelah terjadinya kasus pengeroyokan dan pembunuhan oleh warga akibat beredarnya informasi palsu lewat Whatsapp. Aplikasi pesan milik Facebook itu tengah menguji sebuah alat yang bisa dimanfaatkan unuk membedakan pesan pribadi dan siaran.

Dilansir Times of India, Rabu (4/7/2018), Whatsapp telah memberi pemberitahuan resmi terkait usaha menekan hoaks kepada pemerintah India. Sebagai informasi, India merupakan pasar terbesar Whatsapp di dunia. Ada lebih dari 200 juta orang India menggunakan Whatsapp.

Ada belasan orang meninggal dikeroyok akibat informasi palsu yang beredar di Whatsapp. Rumor penculikan anak-anak oleh orang asing juga ikut menyebar luas di Whatsapp.

Itulah sebabnya Pemerintah India meminta Whatsapp bergerak cepat mengatasi masalah tersebut. Mereka meminta Whatsapp memberikan fitur khusus untuk mengecek kebenaran pesan berantai yang tersebar.

Dengan fitur terbaru yang sedang diuji coba, Whatsapp berharap pelanggan di India terbebas dari kabar bohong.

Mereka juga berharap masyarakat India lebih cermat dalam memilah informasi. Selain India, Whatsapp belum menjelaskan apakah bakal meluncurkan fitur tersebut di negara lain.