Beredar Gambar Laptop dengan Chipset Qualcomm Snapdragon

Ilustrasi Qualcomm Snapdragon 850. (Istimewa)
19 Juli 2018 03:10 WIB Jafar Sodiq Assegaf Teknologi Share :

Solopos.com, TAIPEI - Qualcomm tidak hanya memproduksi prosesor untuk ponsel, tetapi juga untuk perangkat laptop. Terkini, beredar gambar laptop yang diperkuat dengan Snapdragon 850, prosesor yang dirancang untuk komputer jinjing.

Dilansir Trustedreviews, Rabu (18/7/2018), generasi berikutnya dari perangkat laptop seperti Samsung, Lenovo, HP dan Asus akan didukung dengan chip Snapdragon 850. Empat OEM akan menanti hingga paruh kedua tahun ini sebelum mengungkap perangkat yang diperkuat Snapdragon 850.

Tokopedia

Qualcomm mengatakan bahwa Snapdragon 850 akan menawarkan peningkatan kinerja 30% di atas seri 835. Belum bisa dibandingkan hingga perangkat berikutnya diluncurkan, tetapi berdasarkan demo tampaknya perangkat ini cukup menjanjikan.

Untuk menguji peningkatan kinerja, tiga perangkat desain referensi Qualcomm ditugasi menangani tiga game yang berbeda. Vendetta 64-bit dimainkan dengan sangat lancar, dengan grafis yang tampak hebat dan tidak ada masalah dengan lag. 32-bit Asphalt 9 juga terlihat bagus.

Sementara Knives Out, harus dijalankan melalui emulator khusus, tetapi ini jauh lebih halus dan masih bisa dimainkan.

Perangkat yang didukung Snapdragon 850 tidak ditujukan untuk gamer. Perangkat dibangun untuk konsumen lain yang menginginkan sesuatu yang berbeda dari komputer.

Mereka bisa memanfaatkan perangkat untuk menjelajahi web, konektivitas LTE serta baterai yang diklaim luar biasa.

Perangkat yang didukung Snapdragon 850 diklaim akan terus menyala hingga 25 jam. Qualcomm juga menyarankan adanya form-factors baru yang datang dengan Snapdragon 850.

"Akan terlihat seperti apa PC dua tahun dari sekarang?," kata Don McGuire, VP of Product Marketing setelah event peluncuran Snapdragon 850.

"Mungkin orang hanya dapat membawa satu perangkat yang dapat membiarkan mereka melakukan semua yang ingin mereka lakukan. Saya pikir apa yang akan kita lihat dalam beberapa tahun ke depan adalah, daripada hanya mendefinisikan kembali pengalaman PC, kita akan mendefinisikan ulang apa PC itu," jelasnya.