Google Setop Layanan Inbox by Gmail

Penggunaan aplikasi Inbox by Gmail (The Verge)
15 September 2018 08:00 WIB Chelin Indra Sushmita Teknologi Share :

Solopos.com, SOLO – Google telah meluncurkan aplikasi Inbox sebagai aplikasi e-mail yang berdampingan dengan Gmail. Beberapa fitur di aplikasi Inbox juga berbeda dengan Gmail. Berbagai fiturnya yang berurusan dengan pihak ketiga berpotensi terjadi peretasan.

Aplikasi Inbox by Gmail yang diluncurkan sekitar empat tahun lalu akhirnya dihapus. Pada mulanya, Google meluncurkan Inbox sebagai aplikasi e-mail baru yang inovatif. Namun, aplikasi tersebut kurang diminati sehingga membuat Google memilih menghapusnya.

"Empat tahun setelah meluncurkan Inbox pada 2014, kami telah belajar banyak tentang cara membuat e-mail yang lebih baik. Kami menambahkannya ke Gmail untuk membantu lebih dari satu miliar pengguna. Namun, kami harus menghentikan layanan ini," demikian keterangan resmi dari Google seperti dilansir The Verge, Kamis (13/9/2018).

Pada April 2018 lalu, Google mendesain ulang Gmail dengan menggabungkan sejumlah fitur utama dari Inbox. Adapun fitur tersebut di antaranya, snoozing, smart replies, dan smart compose. Mereka juga berencana menambahkan beberapa fitur lain dari Inbox ke Gmail.

Jadi, Google memutuskan menghentikan layanan Inbox. Google ingin berfokus mengembangkan layanan surat elektronik melalui Gmail. Pihak Google juga telah memberi notifikasi kepada pengguna Inbox untuk beralih menggunakan Gmail. Google telah membuat panduan transisi untuk membantu pengguna Inbox beralih ke Gmail dengan mudah.