Microsoft Larang Pengguna Windows Instal Google Chrome

Google Chrome (Youtube)
15 September 2018 02:00 WIB Chelin Indra Sushmita Teknologi Share :

Solopos.com, SOLO – Mesin pencari besutan Google, Chrome, menjadi andalan hampir semua orang yang mencari informasi di Internet. Peramban besutan Google itu berhasil mengalahkan pesaingnya, Microsoft Edge. Hal itu pun membuat Microsoft ketar-ketir hingga akhirnya melarang pemasangan peramban lain seperti Firefox dan Chrome.

Pelarangan tersebut bakal dijalankan setelah pembaruan Windows 10 pada Oktober 2018 mendatang. Namun, beberapa pengguna mengeluhkan pop-up peringatan yang muncul saat menguji coba pembaruan Windows 10.

"Anda sudah memiliki Microsoft Edge, peramban yang lebih aman dan cepat untuk Windows 10," demikian notifikasi yang muncul saat salah seorang pengguna hendak memasang peramban lain.

Di bawah peringatan itu, ada dua pilihan yang bisa dipilih pengguna. Tetap memasang peramban lain atau membuka Microsoft Edge. Namun, agaknya notifikasi itu hanya akan muncul dalam masa uji coba. Dalam laporan The Verge, Kamis (13/9/2018), Microsoft memastikan pop-up peringatan itu tidak akan dibawa ke pembaruan Windows 10.

Ini bukan kali pertama pop-up Microsoft Edge muncul. Sebelumnya, pop-up tersebut pernah muncul dalam iklan beberapa game. Adapun isi pop-up itu memaksa pengguna Windows 10 memakai Microsoft Edge untuk membuka semua e-mail.

Microsoft agaknya kesulitan meyakinkan pengguna memakai peramban Microsoft Edge. Sebab, kebanyakan pengguna Internet biasanya memilih mencari informasi di Internet melalui peramban Chrome.