50 Juta Akun Facebook Diretas, Pengguna Instagram Waspada

Logo Instagram dan Facebook (Pictagram)
01 Oktober 2018 21:05 WIB Chelin Indra Sushmita Teknologi Share :

Solopos.com, SOLO – Facebook mengakui ada 50 juta akun pelanggan yang diretas, Jumat (28/9/2018). Fakta ini terungkap saat peretas berupaya membobol tiga peranti lunak demi mengambil alih kunci untuk mengakses akun pengguna.

CEO Facebook, Mark Zuckerberg, mengatakan, pihaknya menemukan adanya kejanggalan sejak Selasa (25/9/2019). Kejanggalan itu kabarnya telah ditambal. Namun, ternyata dampak dari peretasan itu tidak bisa dihentikan begitu saja. Sebab, celah keamanan Facebook telah ada sejak tahun lalu.

Dampak peretasan Facebook itu bisa merembet ke anak perusahaannya, Whatsapp dan Instagram. Dari kedua aplikasi media sosial itu, Instagram agaknya menjadi yang paling berisiko terkena dampak buruk dari peretasan Facebook.

Betapa tidak, kebanyakan orang sengaja menyinkronkan Instagram dengan Facebook. Bahkan, pengguna Instagram bisa dengan mudah masuk ke akun menggunakan Facebook. Jadi, jika Facebook diretas, bukan tidak mungkin Instagram juga ikut terkena imbasnya.

Meski demikian, dikutip dari Mashable, Senin (1/10/2018), VP Product Management Facebook, Guy Rosen, memastikan belum ada peretas yang ikut menyerang Instagram. Namun, dia mengimbau pengguna tetap waswas karena penyelidikan masih terus berlanjut.

Guna mengatasi masalah peretasan, untuk sementara Facebook menghapus fitur view as pada akun pengguna. Facebook menyebut fitur ini sebagai alat privasi yang memungkinkan pengguna melihat profil seperti yang dilihat orang lain.

Mark Zuckerberg memastikan timnya telah memperbaiki sistem untuk mencegah peretasan kembali. Dampaknya, pengguna bakal diminta memasukkan ulang alamat surat elektronik atau nomor telepon dan membuat kata sandi baru.