Instagram Rilis Fitur Pencegah Perundungan

Ilustrasi perundungan di dunia maya (Youtube)
11 Oktober 2018 15:00 WIB Chelin Indra Sushmita Teknologi Share :

Solopos.com, SOLO – Instagram menjadi platform media sosial paling populer yang digandrungi masyarakat. Berbagai foto dan video unik dapat ditemukan dengan mudah di Instagram. Seiring dengan perkembangan zaman, konten Instagram pun ikut berubah.

Dulu, foto dan video di Instagram diunggah begitu saja tanpa proses edit yang maksimal. Namun, kini para pengguna agaknya mulai menyadari pentingnya proses edit foto agar feed Instagram tampak lebih menarik. Alhasil, foto yang dianggap kurang menarik pun menjadi bahan gunjingan yang bisa berujung pada perundungan.

Menyadari maraknya perundungan, pihak Instagram memperkenalkan fitur baru untuk mengatasinya. Pihak Instagram mengumumkan hadirnya tools baru yang mampu mencegah perundungan alias bullying. Dalam blog resmi perusahaan seperti dikutip dari IB Times, Kamis (11/10/2018), Adam Mosseri, bos baru Instagram, mengatakan, pihaknya mencegah cyber bullying dengan memanfaatkan teknologi machine learning.

Machine learning itu berfungsi menyaring bahasa yang dipakai netizen untuk berkomentar di Instagram. Teks dan foto yang terdeteksi sebagai konten bullying bakal dikirim ke tim khuus Instagram untuk ditinjau.

"Teknologi itu bakal membantu Instagram menghapus semua konten negatif demi kenyamanan pengguna. Kehadiran fitur itu juga membantu Instagram melindungi pengguna yang mayoritas remaja dari bullying," demikian penjelasan Adam Mosseri.

Selain mendeteksi bullying di foto dan komentar, Instagram juga memfilter komentar untuk live video. Mereka juga menyembunyikan komentar serta unggahan tidak pantas di kolom pencarian pengguna. Semua itu dilakukan agar pengguna merasa lebih nyaman saat berselancar di Instagram.

Adam Mosseri menambahkan, berbagai fitur baru itu sengaja dihadirkan sebagai bentuk komitmennya menciptakan platform yang positif. Apalagi, dia baru saja terpilih sebagai bos Instagram menggantikan Kevin Systrom yang mengundurkan diri.