Xiaomi Klaim Patenkan Kamera Pop Up Sejak 2015

Konsep ponsel Xiaomi berkamera pop/up (Twitter)
22 Oktober 2018 00:00 WIB Chelin Indra Sushmita Teknologi Share :

Solopos.com, SOLO – Xiaomi mengklaim memiliki produk smartphone berkamera tersembunyi dengan mekanisme pop-up sejak 2015. Meski demikian, Vivo menjadi vendor pertama yang merilis kamera dengan konsep menyembul ke atas alias pop-up.

Xiaomi mengklaim mekanisme menyembunyikan kamera di bodi ponsel sedang tidak dipakai. Modul kamera baru akan menyembul ke atas apabila diperlukan, yakni saat ingin berswafoto. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Director Product Management Xiaomi Global, Donovan Sung, lewat akun Twitter-nya.

Dalam kicauan di akun Twitter @donovansung, seperti dikutip dari Gizmochina, Minggu (21/10/2018), Donovan Sung menjelaskan, Xiaomi telah mengajukan hak paten desain kamera pop-up dengan beberapa sampel sejak 2015 lalu. Dia juga mengunggah gambar rancangan ponsel yang diklaim seri Mi Mix, namun sekilas mirip dengan Vivo Nex.

"Pada awal 2015 kami mengajukan paten untuk kamera pop-up dan membuat beberapa perangkat uji coba. Kami akhirnya memilih mekanisme geser untuk Mi Mix 3 agar tampilan layar penuh lebih baik," ungkap Donovan Sung.

Sayangnya, Donovan Sung tidak menjelaskan mengapa desain tersebut tidak dipakai jika telah dipatenkan sejak lama. Saat ini, sejumlah vendor ponsel pintar memang membuat terobosan tentang penempatan kamera depan. Mereka membuat letak kamera depan tersembunyi di dalam bodi ponsel.

Letak kamera depan sengaja disembunyikan agar tampilan layar yang besar semakin sempurna. Lihat saja, beberapa ponsel berlayar jumbo menggunakan poni alias notch sebagai tempat kamera. Namun, belakangan penggunaan poni mulai ditinggalkan karena mengganggu tampilan layar.