Terlibat Pelecehan Seksual, 48 Karyawan Google Dipecat Tanpa Pesangon

Ilustrasi logo Google (Google)
27 Oktober 2018 20:30 WIB Chelin Indra Sushmita Teknologi Share :

Solopos.com, SOLO – Google menindak tegas 48 karyawan yang telah melakukan pelecehan seksual selama dua tahun terakhir. Pihak Google bahkan memecat puluhan karyawan itu tanpa memberikan pesangon. Hal ini menunjukkan betapa parahnya kesalahan yang dilakukan para karyawan tersebut.

CEO Google, Sundar Pichai, memastikan kabar pemecatan tersebut. Dia mengatakan, pihaknya telah membuat berbagai perubahan selama beberapa tahun terakhir. Salah satu perubahannya terlihat dari pemecatan 48 karyawan termasuk 13 manajer senior.

"Kami memecat 48 karyawan termasuk 13 manajer yang melakukan pelecehan seksual. Kami tidak bisa memberikan toleransi terkait kesalahan tersebut," demikian penjelasan dari CEO Google, Sundar Pichai, seperti dikutip dari Fox News, Sabtu (27/10/2018).

Sundar Pichai menambahkan, Google tidak akan memberikan toleransi terhadap karyawan yang melakukan kesalahan fatal. "Hubungan antara rekan kerja semestinya dijalin secara profesional. Ada konsekuensi serius yang tidak menaati peraturan tersebut," sambung Sundar Pichai.

Berdasarkan hal tersebut Sundar Pichai dan jajarannya mengambil keputusan memecat 48 karyawan. Hal itu dilakukan demi ketertiban dan kesejahteraan karyawan Google. "Kami sangat serius melakukan pemecatan untuk keberlangsungan perusahaan. Kami berkewajiban menyediakan tempat kerja yang aman dan inklusif," tegas Sundar Pichai.