Sukses di Indonesia, Realme Siap Gebrak Pasar Thailand dan Malaysia

Seorang model memamerkan ponsel di sela-sela acara peluncuran di Indonesia - Bisnis/Syaiful Millah
04 November 2018 09:40 WIB Sholahuddin Al Ayyubi Teknologi Share :
Solopos.com, JAKARTA - Produsen ponsel pintar asal China, Realme berencana melebarkan sayap ke Thailand dan Malaysia setelah dua bulan masuk ke pasar ponsel Indonesia.
 
Marketing Director of Realme Asia Tenggara, Josef Wang mengakui sambutan masyarakat Indonesia terhadap produk Realme cukup bagus dan positif sampai saat ini. Menurutnya, dalam waktu yang tidak lama, Realme berencana masuk ke beberapa negara lain seperti Thailand dan Malaysia.
 
"Kami sudah resmi mengumumkan eksistensi di Thailand dan Malaysia sejak bulan lalu sehingga peluncuran produk debut Realme akan dilakukan tidak lama lagi. Kemudian menyusul beberapa negara lainnya juga nanti seperti Filipina, Singapura, dan Myanmar," tuturnya, Minggu (4/11/2018).
 
Menurutnya, salah satu strategi yang telah disiapkan Realme agar diminati konsumen di Indonesia yaitu membuat komunitas pencinta Realme. Anggota dari komunitas tersebut dia menjelaskan nantinya bisa mendapatkan berbagai promo pembelian produk Realme di Indonesia.
 
"Ke depan, kami sudah menyiapkan komunitas atau online forum bagi para pecinta Realme. Anggota forum tersebut akan kami berikan hal-hal yang menarik terkait dengan promo Realme," katanya.
 
Dia menilai strategi membuat komunitas itu cukup efektif untuk mendorong penjualan Realme di Indonesia. Pasalnya, beberapa produk ponsel pintar yang sudah lebih dulu ada di Indonesia seperti Asus dan Xiaomi juga menggunakan strategi yang sama.
 
Sementara untuk lini produk, Realme mengupayakan pembaharuan varian ponsel pintar dalam waktu yang cepat dengan jeda sekitar 4-5 bulan. Namun, dia masih merahasiakan produk terbarunya yang akan diluncurkan Realme tahun ini setelah ponsel Realme 2 dijual melalui e-commerce.
 
Josef hanya menjelaskan produk terbaru dari Realme akan menggunakan MediaTek Helio P70 yang belum pernah digunakan produsen ponsel pintar manapun di seluruh dunia.
 
"Semua yang kami hadirkan ke pasar berdasarkan permintaan konsumen. Kami selalu mendengarkan apa yang mereka butuhkan. Jadi tunggu saja nanti ya," ujarnya.

Sumber : Bisnis.com