Permintaan Terus Merosot, Apple Pangkas Produksi Iphone

Logo Apple. (Reuters/Charles Platiau)
10 Januari 2019 08:40 WIB Newswire Teknologi Share :

Solopos.com, SOLO – Perusahaan teknologi Amerika Serikat (AS), Apple Inc mengurangi produksi yang direncanakan untuk tiga model Iphone baru sekitar 10 persen pada kuartal Januari-Maret.

Laporan Nikkei Asian Review seperti dikutip Reuters menyebut pelemahan permintaan Iphone di China, pasar ponsel cerdas terbesar di dunia, di mana ekonominya yang melambat juga dihantam oleh perang dagang dengan AS. Banyak analis dan konsumen mengatakan Iphone baru terlalu mahal.

Apple meminta pemasoknya akhir bulan lalu untuk memproduksi unit XS, XS Max, dan XR dikurangi dari yang direncanakan, demikian menurut laporan Nikkei, mengutip sumber yang mengetahui permintaan tersebut.

Permintaan itu dibuat sebelum Apple mengumumkan kisaran pemangkasan produksi, kata Nikkei. Prospek penjualan yang lebih suram, yang dikaitkan dengan permintaan Tiongkok yang lemah, memicu aksi jual luas di pasar saham global.

Firma riset pasar Canalys memperkirakan pengiriman turun 12 persen di China tahun lalu dan menaksir pengiriman smartphone pada 2019 turun 3 persen lagi, menjadi di bawah 400 juta untuk kali pertama sejak 2014.

Volume produksi yang direncanakan secara keseluruhan untuk Iphone lama dan baru kemungkinan akan dipotong hingga kisaran 40 juta hingga 43 juta unit untuk Januari-Maret, dari proyeksi sebelumnya 47 juta menjadi 48 juta unit, Nikkei melaporkan, mengutip satu sumber yang dikenalnya.

Ketika permintaan China goyah, Apple meningkatkan fokus pada India, yang baru-baru ini menyusul Amerika Serikat sebagai pasar smartphone terbesar kedua di dunia.

Kepala Eksekutif Tim Cook menegaskan dalam sebuah wawancara dengan CNBC pada Selasa bahwa India adalah fokus utama bagi Apple.

Reuters melaporkan bulan lalu Apple akan mulai merakit Iphone top-end di India melalui unit lokal Foxconn tahun ini, mengutip seseorang yang mengetahui masalah tersebut.

Sumber : Antara