Tahukah Anda Huruf Keyboard Berpola QWERTY?

Ilustrasi keyboard (Pictagram)
12 Januari 2019 05:00 WIB Chelin Indra Sushmita Teknologi Share :

Solopos.com, SOLO – Pernahkah Anda bertanya mengapa susunan huruf di keyboard tidak urut abjad? Jika diperhatikan, susunan huruf di papan ketik itu amat berantakan. Bukannya dimulai dengan ABCDEF, huruf di keyboard justru diawali dengan QWERTY. Tahukah Anda apa alasan penyusunan huruf tersebut di keyboard?

Mengutip Techeblog, Jumat (11/1/2019), keyboard QWERTY dibuat oleh Christopher Latham Sholes. Pembuatan keyboard ini berawal dari ketidaksengajaan. Pada awal pembuatan mesin ketik, susunan hurufnya dibuat alfabetis. Sayangnya, penggunaannya seringkali menyusahkan karena membuat orang salah ketik.

Zaman dulu, mesin ketik dibuat dengan tangkai logam yang berkaitan. Jika satu tangkai logam ditekan sebelum lainnya turun, maka mesin ketik bakal macet. Pengetikan dengan model susunan huruf alfabetis dianggap terlalu cepat dilakukan. Jadi, hal itu sering membuat mesin macet.

Berawal dari keluhan tersebut, Christopher Latham Sholes membuat mesin ketik dengan susunan huruf QWERTY. Pria yang merupakan redaktur surat kabar terkemuka di Amerika Serikat itu bekerja sama dengan juru cetak, Samuel Willard Soule. Keduanya memberikan mesin tik dua baris tuts hitam-putih seperti piano.

Pada Oktober 1867, Christopher Latham Sholes mengajukan paten untuk mesin ketik buatannya. Layout QWERTY semakin populer dengan kehadiran mesin ketik modern pertama, Remington 2, pada 1878. Mesin ketik ini menampilkan huruf besar-kecil lengkap dengan tombol shift.

Pola QWERTY membuat tangkai logam di mesin ketik tidak gampang macet. Susunan tangkai logam itu membentuk polanya menjadi diagonal yang membuat tuas mesin ketik tidak saling bertabrakan. Selain itu, pola QWERTY awalnya dibuat untuk memperlambat pengetikan. Namun, faktanya pengetikan justru semakin cepat karena tidak ada masalah pada mesin ketik tersebut.

Lambat laun, pola QWERTY pada mesin ketik terus dikembangkan dalam pembuatan keyboard dan berbagai gadget lainnya. Jika diperhatikan, semua keyboard modern jelas menerapkan pola tersebut.