Samsung Indonesia Buka Toko Online

Logo Samsung. (Reuters/Truth Leem)
15 Januari 2019 16:40 WIB Newswire Teknologi Share :

Solopos.com, JAKARTA – Samsung Electronics Indonesia meluncurkan toko online Samsung.com Shop. Kehadiran toko online diharapkan mampu mengikuti tren berbelanja online yang kini semakin diminati.

"Samsung.com dulu belum fokus berjualan langsung ke konsumen, sementara tren belanja online semakin tinggi. Maka, kami siapkan platform untuk berjualan langsung," kata Direktur Pemasaran Korporat Samsung Electronics Jakarta, Elvira Jakub, saat peluncuran di Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Samsung melakukan pendekatan yang terbalik dalam membuat platform jualan dalam jaringan ini. Mereka lebih dulu bermitra dengan toko online lokal, baru kemudian memiliki toko sendiri di Samsung.com.

Menurut Elvira sebagaimana dilansir Antara, butuh waktu yang lama untuk menyiapkan sistem "back-end" platform tersebut karena sejak awal mereka tidak mengkhususkan situs itu untuk berjualan.

Data dari Samsung, terdapat 60 juta pengunjung unik (unique visitor) yang datang ke situs tersebut pada 2018 lalu, pertumbuhannya 12 persen dari tahun ke tahun sejak 2016.

Di situs resmi Samsung, konsumen mencari informasi mengenai sebuah produk, termasuk kelebihan-kelebihan produk itu, serta penawaran terbaru.
Situs belanja ini dirancang untuk menjadi tempat konsumen mencari tahu segala hal tentang produk Samsung.

Saat ini, Samsung Indonesia sedang menyiapkan agar situs tersebut memiliki ulasan hingga tips dan trik bagi konsumen. Sementara ini mereka menyediakan kategori memasak, olah raga, jalan-jalan dan hiburan.

Samsung.com Shop baru menyediakan produk gawai dan aksesoris, namun, dalam waktu mendatang mereka juga akan berjualan produk lainnya seperti kategori peralatan rumah tangga berupa televisi, kulkas dan mesin cuci.

Pilihan toko online Samsung.com Shop diharapkan dapat menjadi alternatif tambahan bagi konsumen yang ingin membeli produk selain dari toko resmi di situs belanja maupun melalui toko langsung yang tersebar di pusat perbelanjaan.

"Biar konsumen yang memilih, mau offline, online atau melalui mitra. Ini alternatif untuk konsumen," kata Elvira.

Sumber : Antara