Microsoft Hentikan Dukung Internet Explorer

Ilustrasi logo Internet Explorer (Telegraph)
12 Februari 2019 21:00 WIB Chelin Indra Sushmita Teknologi Share :

Solopos.com, SOLO – Perusahaan teknologi Microsoft mengimbau warga dunia berhenti menggunakan paramban Internet Explorer. Kabarnya, Microsoft segera menghentikan dukungan untuk peramban lawas yang ternyata masih banyak dipakai pada Januari 2020.

Dikabarkan Tech Radar, Minggu (10/2/2019), Internet Explorer diandalkan sejumlah perusahaan karena masih bisa menjalankan aplikasi lawas yang tidak di-update. Meski sudah sering diingatkan untuk mengganti browser, tetap saja sejumlah persuhaan itu nekat menggunakan Internet Explorer untuk mendukung kinerja.

Padahal, sejumlah pengamat keamanan siber mengatakan, penggunaan Internet Explorer semestinya dihentikan karena sangat berbahaya. Peramban ini sudah ketinggalan zaman dan semestinya diganti dengan yang lebih modern.

Ahli keamanan siber di Microsoft Windows, Chris Jackson, mengimbau pengguna berhenti memakai Internet Explorer. Dia menyarankan pengguna mengganti dengan peramban yang lebih canggih seperti Microsoft Edge, Google Chrome, atau Mozila Firefox. Sebab, peramban Internet Explorer tidak akan mendapat dukungan dari Microsoft lagi.

"Internet Explorer merupakan solusi kompatibilitas. Kami tidak mendukung standar situs baru. Banyak situs yang berfungsi dengan baik. Sejumlah pengembang tidak lagi menguji Internet Explorer belakangan ini," kata Chris Jackson.

Microsoft sebenarnya telah mendorong perusahaan teknologi untuk memperbarui peramban yang digunakan. Namun, para pegawai di bidang teknologi biasanya memilih Internet Explorer demi menghindari tugas berat.

Internet Ezplorer kali pertama dirilis untuk pengguna Windows 95. Internet Explorer menjadi peramban andalam sebelum kehadiran Google Chrome, Mozilla, Opera, dan lainnya. Namun, seiring dengan perkembangan zaman yang semakin canggih, Microsoft memutuskan menghentikan dukungan untuk Internet Explorer dan menggantinya dengan Edge.