Hampir Setara APBD Jateng, Inilah Gaji CEO Xiaomi

CEO Xiaomi, Lei Jun. (Forbes)
15 April 2019 09:00 WIB Chelin Indra Sushmita Teknologi Share :

Solopos.com, SOLO – Hampir semua gadget keluaran Xiaomi dibanderol dengan harga terjangkau. Harganya bahkan jauh lebih rendah dibandingkan produk serupa di pasaran. Selama ini, Xiaomi memang diketahui tidak mengambil banyak untung dari penjualan produk mereka.

Komitmen menjual barang murah itulah yang membuat Xiaomi semakin terkenal. Menilik kesuksesannya, beredar kabar CEO Xiaomi, Lei Jun, menjadi orang yang gajinya paling tinggi di perusahaan.

Kabar itu terungkap dalam laporan tahunan Xiaomi 2018. Mengutip Gizmochina, Minggu (14/4/2019), gaji Lei Jun mencapai angka US$1,5 miliar selama 2018. Jika dikonversi dalam rupiah, gaji CEO Xiaomi itu mencapai angka Rp21 triliun.

Di Indonesia, angka ini terbilang sangat fantastis dan bisa dipakai untuk membiayai pembangunan sebuah provinsi. Sebagai perbandingan, nilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jawa Tengah 2019 senilai Rp25,965 triliun atau hanya selisih Rp4 triliun dari gaji Lei Jun.

Selain itu, ada empat orang karyawan eksekutif lainnya yang mendapat gaji tinggi dari Xiaomi. Bahkan, total bayaran untuk lima orang tersebut mencapai 10.218 Yuan atau sekitar Rp21 triliun. Angka ini meningkat berkali-kali lipat lebih besar dibandingkan total gaji pada 2017 lalu.

Bukan hanya mendapat gaji tahunan, karyawan eksekutif Xiaomi, termasuk Lei Jun, berhak mendapatkan saham dengan nilai tertentu. Jumlah ini jelas berbeda dengan gaji CEO Twitter, Jack Dorsey, yang sangat minim.

Diberitakan Solopos.com sebelumnya, Jack Dorsey hanya menerima gaji sekitar US$1,40 atau setara Rp20.000 setahun pada 2018. Ini merupakan gaji pertama yang diterima Jack Dorsey sejak menjabat sebagai CEO Twitter pada 2015 lalu. Dia memang selalu menolak gaji, bonus, dan tunujangan lain selama tiga tahun terakhir. Itu merupakan bukti komitmennya terhadap Twitter.