Kominfo Ingatkan Berhati-hati Instal Face App

Faceapp
24 Juli 2019 17:10 WIB Newswire Teknologi Share :

Solopos.com, JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengingatkan masyarakat berhati-hati mengunduh aplikasi apapun di gadget, termasuk aplikasi Face App. Sebelum mengunduh, masyarakat disarankan mempelajari asal-usul dari aplikasi tersebut.

Demikian disampaikan Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan menanggapi maraknya penggunaan aplikasi Face App, yang mengubah wajah orang menjadi tua, dan viral melalui tagar #AgeChallenge.

Belum lama ini, aplikasi Face App itu memicu kekhawatiran sebagian pengguna aplikasi dan Internet karena beredar informasi dari Pemerintah Amerika Serikat yang sempat was-was soal privasi data pengguna yang bisa dimanfaatkan oleh aplikasi buatan Rusia ini.

Namun, menurut Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kementerian Kominfo, Semuel Abrijani Pangerapan, aplikasi Face App tidak secara khusus menyimpan data pribadi setiap pengguna dalam waktu yang lama.

“Yang kemarin kan dia sudah bilang, dia klarifikasi bahwa hanya menyimpannya 2×24 jam, abis itu tidak ada di server-nya,” kata Semuel di Jakarta, Selasa (23/7/2019), sebagaimana diberitakan Setkab.go.id.

Meskipun Face App mengklaim tidak menyimpan data pribadi, Dirjen Aptika Semuel tetap mengingatkan kepada masyarakat agar lebih berhati-hati jika ingin mengunduh sebuah aplikasi yang baru. Bahkan, tidak hanya aplikasi Face App, Semuel menyarankan sebelum mengunduh aplikasi apapun di Gadget, masyarakat perlu untuk mempelajari asal-usul dari aplikasi tersebut.

“Jadi memang yang harus diperhatikan masyarakat, jangan hanya Face App saja, tapi semua aplikasi kalau mengunduh itu pelajari juga user-nya,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjut Semuel, jika aplikasi yang baru dikenal meminta data pengguna yang permintannya berlebihan, maka baiknya tidak diunduh.

“Kadang-kadang aplikasi itu menawarkan sesuatu yang lucu-lucu supaya kita ngasih data. Jadi, kita bisa lihat datanya buat apa,” ungkapnya.

Terkait tanggapan pemerintah soal aplikasi Face App, Semuel mengatakan pihaknya belum melakukan evaluasi bersama pihak-pihak terkait. “Kita lagi pantau saja terus, di negara-negara lain juga kan lagi dipantau,” pungkasnya.