Dipamerkan di GIIAS 2019, Sepeda Motor Listrik Ini Dibanderol Rp4,9 Juta

Sepeda motor listrik ecgo. (Bisnis - Rayful Mudassir)
28 Juli 2019 13:45 WIB Rayful Mudassir Teknologi Share :

Solopos.com, TANGERANG - Umumnya kendaraan bermotor termasuk bermesin listrik memiliki kisaran harga belasan juta. Akan tetapi dari beberapa kendaraan, Ecgo boleh jadi motor listrik paling murah, hanya Rp4,9 juta.

Selama perhelatan Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019, Ecgo memberikan promo pembelian Ecgo 2 dan Ecgo 3. Ecgo 2 dihargai hanya Rp4,9 juta dan Ecgo 3 senilai Rp6,9 juta.

Akan tetapi harga ini hanya diberikan jika kostumer membeli 3 unit sekaligus. Harga per unit Ecgo 2 senilai Rp6,9 juta. Sedangkan Ecgo 3 seharga Rp8,9 juta. Tipe terakhir ini juga dapat ditebus dengan mahar Rp7,9 juta jika membelinya dua unit sekaligus.

Sistem pembelian motor listrik ini terbilang unik. Dengan harga di atas, pembeli memperoleh kendaraannya saja. Sedangkan baterai sebagai pengggerak utama diberikan dalam bentuk sewa.

  • Ecgo 2/Bisnis-Rayful Mudassir

Pabrikan akan menyewakan baterai kepada kostumer. Tiap 1.000 km atau per bulan (mana yang lebih dulu tercapai), kostumer cukup membayar saldo senilai Rp95.000 untuk Ecgo 2 dan Rp120.000 untuk Ecgo 3 agar baterai tetap dapat diisi dayanya.

Pembayaran ini dilakukan melalui aplikasi Ecgo. Aplikasi ini menghubungkan antara baterai dengan ID pengguna.

Ecgo 2 memiliki kecepatan maksimal 60 km per jam. Motor listrik ini dapat ditempuh hingga 80 km untuk sekali cas. Sementara itu Ecgo 3 dapat menempuh kecepatan maksimal 65 - 70 km per jam dengan jarak tempuh sekali cas sejauh 80km.

Rosyeni, COO Ecgo Indonesia mengatakan cukup banyak kostumer yang tertarik dengan motor Ecgo. Selama perhelatan GIIAS 2019, bahkan 1.120 unit telah dipesan dalam bentuk pre-order. Pemesan akan menerima tunggangan mini ini pada Agustus 2019.

  • Ecgo 3/Bisnis-Rayful Mudassir

"Bahkan ada 5.000 unit yang sudah dipesan untuk dealer dan sudah di-booking. Kami cukup optimistis dengan penjualan ini," kata Rosyeni kepada Bisnis, Sabtu (27/7/2019).

Rosyeni mengatakan pengguna Ecgo tidak perlu khawatir baterai habis di tengah jalan. Melalui aplikasi Ecgo, pengguna dapat menyampaikan perihal kehabisan baterai. Petugas Ecgo akan mengantarkan baterai baru.

Di samping itu melalui aplikasi pengguna dapat mengetahui kondisi realtime baterai. Pun ketika tidak lagi layak digunakan, baterai bakal diganti oleh petugas, tentu dengan pemberitahuan terlebih dulu.