Mengunjungi Markas Alibaba: Ali Day dan Tradisi 1-3-5 Buat Aliren

Tim Solopos (kiri/kanan), GM Iklan Wahyu Widodo/Pemred Solopos Suwarmin/Redaktur Pelaksana Solopos Digital Media Rini Yustiningsih (Bisnis.com)
15 Agustus 2019 18:50 WIB Rini Yustiningsih Teknologi Share :

Solopos.com, HANGZOU -- Soal industri digital, perusahaan e-commerce asal Tiongkok Alibaba telah menjadi salah satu pemimpin industri digital dunia. Mereka tak hanya menawarkan platform yang bersifat personal, namun juga membangun infrastruktur digital dari mulai transportasi, ritel, pasar tradisional, alat pembayaran, hingga industri wisata berbasis digital.

Perjalanan panjang Alibaba sejak 4 April 1999 hingga menjadi perusahaan berbasis teknologi terkemuka, bagi Jack Ma—pendiri Alibaba--tak lepas dari kerja keras dan kesetiaan para aliren sebutan karyawan Alibaba.

Awalnya Alibaba memiliki 18 karyawan. Kini perusahaan itu memiliki 100.000 karyawan yang tersebar di berbagai negara dan 16.000 di antaranya di Tiongkok. Menurut Jack Ma, karyawan adalah aset.  Jack Ma tahu betul bagaimana mengapresiasi karyawan berikut keluarga karyawan yang tersebar di penjuru dunia.

Director of Corporate Affairs Alibaba Group Indonesia, Dian Safitri, yang mendampingi rombongan Bisnis Group saat berkunjung ke markas yang biasa disebut Kampus Alibaba Xixi, Hangzhou, Provinsi Zhejiang, Tiongkok, Jumat (9/8), mengatakan ada empat cara unik Alibaba mengapresiasi karyawan dan keluarganya. Ini sebagai bentuk ucapan terima kasih Jack Ma kepada karyawan dan keluarganya karena menjadi bagian perjalanan  bisnis Alibaba.

Restoran untuk karyawan Alibaba di Tiongkok

Foto: Restoran untuk karyawan Alibaba di Tiongkok (Solopos-Rini Yustiningsih)

Pertama, perayaan Ali Day yang digelar setiap 10 Mei. Alibaba mengundang semua karyawan dan keluarga mereka ke kantor. Acara puncak Ali Day yakni perayaan pernikahan karyawan yang baru menikah selama setahun terakhir. Dalam kesempatan ini, Jack Ma memberi wejangan pernikahan.

Kedua, apresiasi untuk karyawan perempuan setiap International Women’s Day. Karyawan perempuan Alibaba biasanya akan dikejutkan oleh kiriman paket berupa bros di meja kerjanya.

Laporan Tahunan

Ketiga, letter for home atau surat dari manajemen Alibaba yang diberikan kepada orang tua dan keluarga karyawan. Laporan tahunan tak hanya dibagikan ke pemegang saham, namun juga keluarga karyawan.

Letter for home ini dikirim langsung dari Kampus Alibaba di Hangzhou berisi surat dari CEO Alibaba, laporan perjalanan satu tahun Alibaba, bingkisan berupa kalender dan suvenir Alibaba.

Keempat, satu-tiga-lima merupakan penghargaan atas masa kerja karyawan di Alibaba. Setelah satu tahun bekerja, karyawan diharapkan memiliki pemahaman lebih baik tentang Alibaba. Mereka akan menerima pin Alibaba.

Tiga tahun bekerja, karyawan dianggap memiliki pemahaman dan menjalankan nilai-nilai perusahaan. Karyawan yang telah bekerja melewati tiga tahun akan menerima kalung liontin giok.

Taman Kampus Alibaba dihiasi patung-patung yang penuh makna filosofis.

Foto: Taman Kampus Alibaba dihiasi patung-patung yang penuh makna filosofis. (Solopos-Rini Yustiningsih)

Sementara usia kerja lima tahun karyawan dianggap matang dan menjiwai budaya perusahaan Alibaba. Mereka akan diapresiasi cincin emas 18 karat.

Di luar empat cara unik ini, karyawan masih menerima kejutan-kejutan. Dian pernah mengalaminya.

“Suatu hari saya menerima dua syal sutra yang cantik dari kantor pusat, ketika membaca kartu ucapan, saya mengetahui bahwa ini merupakan hadiah Alibaba yang ditujukan untuk kedua orang tua saya,” ujar Dian.

Hadiah khusus yang dikirimkan untuk orang tua karyawan merupakan wujud terima kasih Alibaba kepada para orang tua merawat anak-anak mereka hingga menjadi bagian dari Alibaba. Aksi sederhana ini membuat ikatan emosional yang kuat antara karyawan dan keluarga karyawan dengan Alibaba.