Teknologi
Jumat, 12 Desember 2014 - 14:15 WIB

SMARTPHONE XIAOMI : Ini Alasan India Larang Peredaran Xiaomi

Redaksi Solopos.com  /  Jafar Sodiq Assegaf  | SOLOPOS.com

SOLOPOS.COM - Xiaomi Redmi Note (phonearena.com)

Solopos.com, NEW DELHI – Penjualan smartphone asal Tiongkok, Xiaomi, sedang jadi polemik di India. Pengadilan tinggi di New Delhi mengeluarkan putusan soal pelarangan produk-produk Xiaomi beredar di India.

Dilansir Times of India, Rabu (10/12/2014), pengadilan memutuskan mengabulkan gugatan Ericsson India atas sengketa paten dengan Xiaomi.

Advertisement

Seperti diketahui di India, Ericsson berkomitmen untuk memberikan lisensi penggunaan teknologi mereka berbasis FRAND (free, reasonable and non-discriminatory). Lisensi ini yang dipakai beberapa perusahaan telekomunikasi lokal di India.

Dalam putusan yang dibacakan Senin (8/12/2014), pengadilan New Delhi menyatakan Xiaomi tidak boleh menjual, beriklan, memproduksi, atau mengimpor perangkat-perangkatnya yang terkait dalam sengketa paten dengan Ericsson, ke India.

Sementara dalam pernyataan resminya kepada Tech Crunch, Kamis (11/12/2014). Erricson mengatakan keputusan untuk menggugat Xiaomi adalah langkah terakhir yang diambil setelah perusahaan Tiongkok itu mengabaikan upaya untuk berkomunikasi selama tiga tahun.

Advertisement

Pihak Xiaomi mengaku belum menerima pemberitahuan dari pengadilan. Xiaomi mengaku akan membicarakan masalah ini dengan pihak Ericsson.

“India adalah pasar yang sangat penting bagi Xiaomi dan kami akan bekerja sama dengan hukum di India. Lebih lanjut, kami sangat terbuka untuk bekerja sama dengan Ericsson untuk menyelesaikan masalah ini,” bunyi pernyataan Xiaomi yang diterima PhoneArena, seperti dilansir Jumat (12/12/2014).

Nasib Xiaomi serupa dengan produsen ponsel lokal India, Micomax. Bedanya, pengadilan New Delhi memerintahkan Micromax untuk membayar royalti sebesar 1% ke Ericsson untuk setiap penjualan produknya.

Advertisement

Advertisement
Advertisement
Berita Terkait
Advertisement

Hanya Untuk Anda

Inspiratif & Informatif